Rahasiakan 3 Pusaka Kebajikan

Secret-Artwork-Ideas-17

Fenomena menarik manusia moderen. Semenjak adanya berbagai macam fasilitas media sosial, seluruh aktivitas pemiliknya bisa dibagikan semaunya tanpa memerhatikan ‘privacy’ nya. Mungkin tidak semua begitu tetapi sesuai pengalaman empirik saya, mayoritas teman-teman di media sosial yang saya kenal dan yang belum saya kenal melakukan hal itu. Barangkali sudah menganggap bahwa media sosialnya adalah ‘virtual diary’ nya. Jika dirasa aman baginya ya silakan saja. Tetapi agar terhindar dari keburukan, lebih baik bijaksanalah. Tidak harus seluruh apa yang kita perbuat diketahui. Ini demi menjaga dirinya agar terhindar dari keburukan yang tidak diharapkan.

“Ada 3 hal yang termasuk pusaka kebajikan, yaitu merahasiakan keluhan, merahasiakan musibah dan merahasiakan shodaqah (yang kita keluarkan)” — HR. Ath-Thabrani .

Saya menemukan sebuah artikel asik yang menjelaskan tentang hadits ini. Sebagai pengingat pribadi tentunya. Selamat membaca. Semoga bermanfaat 🙂

  • Merahasiakan Keluhan

“Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir. Apabila ia ditimpa kesusahan, ia berkeluh kesah.” (Q.S. Al Ma’arij: 19)

Dalam ayat ini Allah menjelaskan bahwa manusia memang sudah ‘dari sananya’ punya sifat suka berkeluh kesah.

Melihat hidung orang lain lebih mancung, langsung mengeluh dirinya kurang cantik. Diberi sakit pusing sedikit, mengeluhnya ke semua orang yang ditemui, kalau bisa semua teman di sosmed juga tahu.

Padahal, sebenarnya Allah amat menyukai keluh kesah manusia yang disampaikan hanya padaNya, bukan pada makhlukNya. Mengapa kita sering menjadi bodoh menyampaikan keluhan pada sesama manusia padahal tidak ada solusi yang akan didapatkan darinya?

Mengeluh pada makhluk sama saja mengadukan keburukan yang Allah berikan untuk diri kita. Padahal Allah memberi keburukan tersebut agar kita meminta jalan keluar padaNya.

“Jika Allah menimpakan suatu kemudharatan kepadamu, maka tidak ada yang dapat menghilangkannya kecuali Dia.” (Yunus : 107)

Lihatlah cara para Nabi dan Rasul dalam mengeluh:

“Sesungguhnya hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku,” (Q.S. Yusuf: 86)

Sedangkan Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam setiap mendapat perkara pelik dan rumit, langsung menghadap Allah dengan shalat. (HR. Ahmad, no. 23299)

Beliau juga bersabda: “Hendaknya setiap orang dari kalian memintakan hajatnya kepada Allah. Hingga garam sekali pun. Dan hingga jepit sandalnya ketika terputus.” (HR. At-Tirmidzi, no. 3604)

Jelas bahwa mengeluh itu boleh, namun hanya mengeluh pada Allah. Bukan yang lain! “Jika kamu meminta, mintalah kepada Allah. Jika meminta pertolongan, mintalah pertolongan kepada Allah” [Riwayat At Tirmidzi.]

  •   Merahasiakan Musibah

“Barangsiapa ditimpa musibah dalam hartanya atau pada dirinya lalu dirahasiakannya dan tidak dikeluhkannya kepada siapapun maka menjadi hak atas Allah untuk mengampuninya.” (HR. Ath-Thabrani)

Mirip dengan merahasiakan keluhan, merahasiakan musibah juga merupakan tantangan Allah untuk kita.

Sudah dasarnya manusia suka curhat pada sesama, namun jika kita mau menahan lidah ini dan bisa merahasiakan musibah yang sedang Allah ujikan, maka hak Allah untuk mengampuni dosa-dosanya dan menyelesaikan urusannya tersebut.

  • Merahasiakan Sedekah

Sedekah sebenarnya boleh dilakukan secara terang-terangan, akan tetapi jika kita mampu merahasiakan sedekah yang kita lakukan dari para manusia, Allah akan menambah apresiasiNya dengan menghapus segala dosa-dosa kita. “Jika kamu menampakkan sedekah(mu), maka itu adalah baik sekali. Dan jika kamu menyembunyikannya dan kamu berikan kepada orang-orang fakir, maka menyembunyikan itu lebih baik bagimu. Dan Allah akan menghapuskan dari kamu sebagian kesalahan-kesalahanmu; dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (Q.S. Al Baqarah: 271)

Sahabat, jika kita mampu melaksanakan 3 rahasia ini, in syaa Allah akan merasakan lezatnya iman dalam hati. Kita akan paham bahwa Allah menginginkan hambaNya untuk memurnikan ketaatan hanya padaNya: “Katakanlah, sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidup dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan Pemelihara alam semesta.“ (QS. Al-An‘am: 162)

Mari belajar bersama untuk meraih pusaka kebajikan! Dengan merahasiakan segala keluhan, merahasiakan musibah yang sedang menimpa kita saat ini, dan merahasiakan sedekah yang kita berikan untuk orang lain.

(sumber: http://tabungwakaf.com/ssst-inilah-3-rahasia-yang-perlu-kita-simpan/)

Doa untuk Diri Sendiri Ketika Sakit

antonaisyah

Tempelkan tanganmu pada yang sakit, kemudian ucapkan Bismillah (dengan menyebut nama Allah) dibaca 3X dan

أَعُوذُ بِاللهِ وَقُدْرَتِهِ مِنْ شَرِّ مَا أَجِدُ وَأُحَاذِرُ 

A’udzubillahi waqudratii min syarimaa ajidu wa uhadir (Aku berlindung kepada Allah dan kepada kekuasaan-Nya dari kejahatan apa yang aku dapati dan yang aku khawatirkan) dibaca 7x (HR. Muslim no. 2202). Dan membaca doa:

,‏ اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ ,أَذْهِبِ الْبَاسَ

وَاشْفِهِ ,وَأَنْتَ الشَّافِي، لاَ شِفَاءَ إِلاَّ شِفَاؤُكَ، شِفَاءً لاَ يُغَادِرُ سَقَمًا ‏

Allahumma rabbannaasi, adzhibilba`sa, wasy fihi, wa antasy syaafii, laa syifaa a illaa syifaa uka, syifaa an laa yughoodiru saqoman (Ya Allah, Rabb Pemelihara manusia, hilangkanlah penyakit ini dan sembuhkanlah, Engkau-lah Yang Maha Menyembuhkan, tidak ada kesembuhan melainkan hanya kesembuhan dari-Mu, kesembuhan yang tidak meninggalkan sedikit pun penyakit). (HR. Bukhari no. 5743)

View original post

Saya Bertanya, Pidi Baiq Bermain

Arip Blog

“Kalau nanti ditanya malaikat nih, ari Surayah mau jawabnya sebagai orang beriman apa orang bermain?”

“Orang bermain!”

Kemudian Ketua Front Pembela Islam, Kristen, Hindu & Budha ini menjelaskan lebih lanjut pilihan jawaban tadi, ngalor-ngidul emang. Sebenarnya ada beberapa pertanyaan yang saya siapkan, soal filsafat dan fotografi -berhubung ini acara yang diadakan @airfotonetwork. Tapi saya terpaksa milih pertanyaan setengah konyol itu, ya karena mau bertanya apapun, si Pidi Baiq ini pasti bakal jawab semaunya. Yang pasti, berkat pertanyaan tadi saya jadi tahu kalau si Dilan geng motornya XTC!

View original post 413 more words

Ayat-Ayat Cinta Pidi Baiq

Arip Blog

ayat ayat cinta pidi baiq

Beliau emang masih muda. Anak-anaknya lah yang bikin beliau jadi orangtua.

Pernah naik haji, tapi bukan ustad. Bukan pula profesor atau bahkan filsuf. Hanya imigran dari surga yg diselundupkan ke bumi oleh ayah beliau yg tegang di kamar pengantin. Imam Besar The Panasdalam. Ketua Front Pembela Islam, Kristen, Hindu & Buddha. Seorang seniman. Sering dipanggil surayah oleh para pengikutnya. Sekarang lagi aktif berkicau di Twitter, menjawab semaunya beragam pertanyaan dan keluh kesah para pengikutnya. Penulis buku best-seller, salah beberapanya Tetralogi Drunken dan Dilan. Dialah dia, Pidi Baiq.

“Google Menjawab Semuanya Pidi Baiq Menjawab Semaunya”. Meski nyeleneh, tapi setiap ucapannya punya makna mendalam. Kadang reflektif, solutif, inspiratif, dan ga jarang bikin ketawa. Saking bernilainya setiap celetukannya di twitter, terbikinlah buku At-Twitter.

Oke, saya mencatut beragam kutipan surayah dari 151 Quotes Pidi Baiq, dan secara sukarela mengkategorikannya. Tanpa mengharap imbalan materi, tapi kalau ada yang bersedia silahkan saja. Langsung aja disimak mangga-mangga.

View original post 780 more words

Jalan Cinta Para Pejuang (Salim A Fillah)

Fitri's Story

Image

Satu kata cinta Bilal:

“Ahad!”

Dua kata cinta Sang Nabi:

“Selimuti aku…!”

Tiga kata cinta Ummu Sulaim

“Islammu, itulah maharku!”

Empat kata cinta Abu Bakr

“Ya Rasulullah, saya percaya…!”

Lima kata cinta ‘Umar

“Ya Rasulullah, izinkan kupenggal lehernya!”

Selamat datang di jalan cinta para pejuang!

Dia sangat bersih, wajahnya berseri-seri,
bagus perawakannya, tidak merasa berat karena gemuk.
tidak bisa dicela karena kepalanya kecil, elok dan tampan,
dimatanya ada warna hitam, bulu matanya panjang,
lehernya jenjang, matanya jelita, memakai celak mata,
alisnya tipis, memanjang dan bersambung,
rambutnya hitam,
jika diam dia tampak berwibawa,
jika berbicara dia tampak menarik,
dia adalah orang yang paling elok dan menawan jika dilihat dari kejauhan,
tampan dan manis setelah mendekat.
::. Ummu Ma’bad Al Khuzaiyyah, tentang Rasulullah .::

“Ya Rasulullah,” Kata ‘Umar perlahan, “Aku mencintaimu seperti kucintai diriku sendiri.”
Beliau Salallahu’alaihi wa sallam tersenyum. “Tidak wahai ‘Umar. Engkau harus mencintaiku melebihi cintamu pada diri dan keluargamu.”

View original post 830 more words

Ibtihaj Muhammad Makes History in Rio — TIME

Were you hoping Donald Trump was watching? “Who?” Ibtihaj Muhammad, the American fencer who had just lost to Cecilia Berder, of France, in the round of 16 at the women’s individual saber event in Rio, coyly replied with a smile. Her dream of winning an individual medal at her first Olympics had just ended, but…

melalui Ibtihaj Muhammad Makes History in Rio — TIME

How to Eat Like an Olympian — TIME

So you’ve been watching the Rio Olympics and marveling at the seemingly superhuman feats in the pool, on the beach and in the gym. And while the vast majority of us can’t swim like Katie Ledecky (or anywhere close to it, for that matter), we can take a page from their diets. What the elite…

melalui How to Eat Like an Olympian — TIME